PBL STIKes Flora Tahun 2025

Posted on: 6 June 2025

Praktek Belajar Lapangan STIKes Flora: Wujud Nyata Pengabdian dan Pembelajaran di Desa Tandem Hilir

Langkat, 24 Mei 2025 — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Flora kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peka terhadap kebutuhan masyarakat melalui kegiatan Praktek Belajar Lapangan (PBL). Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Tandem Hilir, Kabupaten Langkat, dan melibatkan mahasiswa serta dosen lintas program studi.

PBL merupakan salah satu metode pembelajaran berbasis komunitas yang menjadi bagian integral dari kurikulum STIKes Flora. Dalam kegiatan ini, mahasiswa secara langsung terjun ke lapangan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di ruang kelas, sekaligus berinteraksi aktif dengan masyarakat.

Kolaborasi Mahasiswa, Dosen, dan Masyarakat

Kegiatan yang berlangsung selama 30 hari ini difokuskan pada pengkajian kondisi kesehatan masyarakat, edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta skrining kesehatan dasar. Mahasiswa dibimbing oleh para dosen pembimbing lapangan untuk melakukan asesmen kesehatan individu dan lingkungan, penyuluhan gizi, serta pelatihan dasar pertolongan pertama.

“PBL bukan hanya soal menerapkan teori, tapi juga membangun empati, komunikasi, dan jiwa kepemimpinan dalam konteks nyata,” ujar Ibu Pratiwi Syahputri, selaku koordinator kegiatan. “Kami ingin mahasiswa memahami betul bahwa kesehatan masyarakat dimulai dari pendekatan yang humanis dan partisipatif.”

Dampak Positif Bagi Desa

Masyarakat Desa Tandem Hilir menyambut baik kehadiran mahasiswa STIKes Flora. Mereka merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan tentang stunting, serta pendampingan lansia yang dilakukan secara door-to-door.

“Kami merasa senang dan terbantu. Anak-anak muda dari STIKes Flora sangat ramah dan peduli. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan,” ungkap salah satu warga, Ibu Rina, yang mengikuti kegiatan posyandu dan pemeriksaan tekanan darah.

Menanamkan Nilai Pengabdian Sejak Dini

Melalui PBL ini, STIKes Flora tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai pengabdian, kepemimpinan, dan integritas kepada mahasiswa. Pendekatan holistik ini diharapkan dapat membentuk lulusan yang mampu menjadi agen perubahan dalam sistem kesehatan masyarakat di Indonesia.

Ketua STIKes Flora, dr. Fithria Aldy, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim dosen dan mahasiswa. “Kami bangga melihat semangat mahasiswa dalam belajar dan mengabdi. Inilah wajah pendidikan kesehatan yang kami perjuangkan berbasis ilmu, berjiwa sosial, dan berdampak nyata.”

Penutup

Kegiatan PBL di Desa Tandem Hilir menjadi salah satu bukti konkret bahwa STIKes Flora berkomitmen untuk terus menghubungkan dunia akademik dengan realitas sosial, serta mencetak lulusan yang tidak hanya pintar, tapi juga peduli dan bertanggung jawab. (uhuuuiii)


#STIKesFlora

 #PBL2025

 #KampusPengabdian

 #DesaTandemHilir

#DosenMengabdi

#MahasiswaMengabdi

#AyoKuliahDiSTIKesFlora

 

Versi cetak

Berita Terkait

Hai STIkes Flora